Stereoskop ialah suatu alat yang digunakan untuk dapat melihat sepasang gambar/foto secara stereoskopis.
Untuk dapat melihat sepasang foto yang saling overlap secara streoskopis tanpa bantuan perlengkapan optis, sangat dirasakan sekali kesulitannya.
Hal ini disebabkan karena :
1. Melihat sepasang foto dari jarak yang dekat akan menyebabkan ketegangan pada otot-oto mata.
2. Mata difokuskan pada jarak yang sangat pendek ± 15 cm dari foto yang terletak diatas meja, sedangkan pada saat itu otak kita mengamati atau melihat sudut paralaktis dengan tujuan dapat membentuk stereo model pada suatu jarak atau kedalaman.
Keadaaan yang demikian sangat mengacaukan pandangan stereoskop.
Karena kesukaran-kesukaran itulah diperlukan suatu stereoskop untuk membantu kita dalam pengamatan.
Ada 2 jenis stereoskop, yaitu :
1. Stereoskop saku atau stereoskop lensa
- Lebih murah daripada stereoskp cermin
- Cukup kecil hingga dapat dimasukkan kedalam saku
- Terdiri dari susunan lensa convex yang sederhana
- Mempunyai factor perbesaran yang cukup besar
- Mudah dibawa ke lapangan
- Daerah yang dpat dilihat secara stereoskopis sangat terbatas

2. Stereoskop cermin
- Lebih besar dari stereoskop saku
- Daerah yang dapat dilihat secara stereoskop lebih luas jika dibandingkan dengan menggunakan stereoskop lensa
- Karena bentuknya agak besar maka agak lebih sukar dibawa ke lapangan
–> download pdf interpretasi-foto-udara


G9 Community on Facebook
trimakasih artikelnya ya!!!
Oleh: Sajo on Februari 28, 2009
at 9:24 am
Buat paperku nieh..!
thx.
Oleh: Eitz on Agustus 30, 2009
at 8:32 pm
thx bgt buat artikelnya, tp dtgsku dmnta 3 jnis
streoskop?
mgkn bs dtmbahin…. hehe
Oleh: yoga on Agustus 31, 2009
at 12:19 am
apakah kegunaan dari stereoskop saku dan mengapa menggunakan lensa positif
Oleh: wulan on Oktober 5, 2009
at 8:56 am
Bagus…. Membantu saya dalam paper saya di bidang geologi.
Oleh: Zainal Imron Hidayat on November 8, 2009
at 8:09 pm