Pada awalnya aplikasi InSAR dikarakteristikkan sebagai “technology driven” yang tujuan utamanya adalah mendemonstrasikan kemampuan dari data InSAR untuk monitoring deformasi dan pemetaan topografi. Beberapa tahun terakhir ini tujuan utama InSAR telah diterapkan sebagai pengembangan “aplication driven”. Keputusan untuk menggunakan InSAR atau tidak untuk aplikasi atau penerapan yang spesifik tidaklah selalu bisa digunakan. Ada beberapa permasalahan yang mempengaruhi keputusan tersebut.

1. SNR (The Signal to Noise Ratio)

Banyak studi yang lebih fokus di area dimana sinyal deformasi atau topografi yang paling dominan dan sedikit sumber kesalahan. Sumber kesalahan utama yang mempengaruhi hasil akhir adalah (i) kontribusi pada keterlambatan sinyal atmosfer (ii) dekorelasi interferometry yang disebabkan temporal waktu dan karakterisisai geometrik penyebaran (iii) ketidaktahuan jumlah ambiguitas fase (iv) kesalahan di informasi tambahan seperti referensi satelit orbit dan model elevasi.

2. Ketersediaan Data

3. Kebenaran di Lapangan (Ground Truth)

4. Nilai Surplus

Sumber :

Hansen, R F. 2001. Radar Interferometry, Data Interpretation and Error Analysis.

Oleh: geomatika07 | Oktober 8, 2013

GPS Eropa meraih fase terpenting

Pasangan satelit tersebut diluncurkan di Russia Soyuz Rocket dari Guina Prancis.
Pesawat luar angkasa kedua dan ketiga sistem satelit navigasi Eropa telah meluncur ke orbitnya. Ini adalah event yang penting dari multijuta proyek eropa to membuat versi Eropa dari GPS US.

Dengan sekarang 4 satelit yang mengorbit, yang pertama dan kedua diluncurkan tahun 2011 – hal ini memungkinkan untuk menguji Galileo end-to-end.

Dikarenakan diperlukan minimal 4 satelit di langit pada smartphone atau kendaraan untuk menggunakan sinyal dalam perhitungan posisi koordinat yang fix.

Tenaga ahli sekarang dapat menjalankan program intensif untuk mem validasi setiap aspek pada design Galileo, termasuk semua infrastrukturnya di bumi yang mana akan memantau dan mengkontrol satelit.

“Tentu saja, 4 satelit ini akan bekerja hanya selama periode waktu menengah,” Marco Falcone menjelaskan, Kepala Galileo System Sevice di European Space Agency (Esa), yang mana memperoleh jaringan sat-nav untuk Komisi Eropa.

“Tetapi mulai sekarang, manufaktur penerima akan mampu untuk memulai pengujian sistem dan mempersiapkan pelayanan Galileo.”

Soyuz ST-B roket dengan lancar meluncur pada jadwal yang ditentukan pukul 15:15 (18:15 GMT; 20:15 CEST; 19:15BST).

Dua pasang satelit tersebut masuk ke lintasan orbit tingginya 23,250km yang terjadi selama 3 jam, 44 menit.

….

Sinyal Navigasi untuk publik akan di aktifkan pada tahun 2015 dikarenakan perlu kepastian akan kemampuan satelit di sistem orbit terlebih dahulu. Pengoperasian 27 operasional satelit mungkin sekitar 10 tahun.

Compared with the US’s current version of GPS, Galileo promises more accurate and more precise fixes, although the Americans themselves are planning to upgrade their infrastructure in the coming decade.

Dibandingkan dengan GPS milik Amerika, nantinya Galileo  akan lebih akurat dan presisi, walaupun Ilmuwan Amerika juga berencana untuk meningkatkan kualitas GPS pada dekade mendatang.

….

By Jonathan Amos

Science correspondent, BBC News

I blog with BE Write

Oleh: geomatika07 | September 23, 2012

DECam Untuk Pemantauan Energi Hitam

Kamera meliputi 62 CCD terpisah, detektor dengan jenis yang sama yang familiar di kamera konsumen

Kamera sky-scanning terbaik yang dibuat telah memulai pencariannya untuk mengetahui lebih dalam benda-benda misterius yang mengelilingi hampir tiga perempat alam semesta kita.

570 juta pixel kamera untuk pemantauan energi hitam akan mengamati 300 juta galaksi untuk jangka 5 tahun.

Tujuannya adalah untuk menemukan sifat pada energi hitam, yang secara teori bertanggungjawab untuk lebih cepatnya perluasan alam semesta.

Gambar pertama, diambil 12 September, fokus pada gugusan galaksi Fornax.

Pada suatu waktu, bersamaan dengan tarikan besar pada setiap induvidu galaksi, akan mempelajari 100.000 gugusan galaksi – struktur kelompok yang terbesar yang kita tahu – dan 4.000 supernova, bintang-bintang mati yang bersinar terang.

Pengamatan ini adalah kolaborasi antara para astronomi dari US, UK, Brazilia, Spanyol dan Jerman.

Kamera energi hitam (DECam) yang seukuran kotak telepon dipasang pada 4m teleskop Victor M Blanco di tempat pengamatan Cerro Tololo Inter-American, padang pasir Chile Atacama.

Walaupun ini bukan resolusi kamera tertinggi – resolusi tertinggi ada di instrumen Pan-Strass, Hawaii – resolusi tinggi nya dan sensifitas luar biasa dapat dipertimbangkan sebagai kamera terkuat didunia.

DECam secara khusus sensitif pada cahaya merah dan infared, yang mana baik untuk mempelajari objek-objek cosmic dengan jarak 8 juta tahun cahaya.

Banyak objek yang menjauh dari Bumi – dan dengan objek lainnya – labih cepat dari objek yang terdekat, menyebabkan adanya gerakan pada warna yang muncul, terlihat merah pada spektrum, disebut dengan “redshift”. Tetapi, gerakan yang sangat lurus pun dapat menyebabkan effek yang sama.

Penelitian yang dilakukan secara teliti pada gerakan cahaya dari jarak supernova adalah demonstrasi pertama untuk ekpansi alam semesta, yang mana memenangkan penghargaan Nobel di bidang Fisika tahun 2011.

Apa yang dipercaya tersebut yang menyebabkan meningkatnya kecepatan pada ekspansi alam semesta disebut energi hitam, terdiri lebih dari 70% massa energi – dari semua objek yang ada – pada alam semesta dan yang fokus pada missi DECam ini.

Usaha ini diharapkan dapat membuka misteri, termasuk pengamatan Boss dan teleskop luar angkasa masa depan yang didedikasikan untuk usaha tersebut, yang disebut sebagai Euclid.

Tetapi untuk sekarang, Will Percival dari Universitas Portsmouth, Kollaborator untuk pengamatan energi hitam, mengatakan bahwa DECam adalah prospek yang sangat menarik.

 “Ini akan menjadi pengamatan galaksi terbesar pada jenisnya, bentuk galaksi dan posisinya akan mengatakan pada kita teori besar akan sifat pada proses fisikalyang kita sebut energi hitam, tetapi sampai saat ini belum dimengerti, “

Pengamatan ini akan menyelesaikan masalah tersebut dalam empat cara.

Penelitian ini akan mempelajari yang samsa seperti supernova dimana telah memenangkan nobel, suatu tawaran untuk menelaah “sejarah panjang” alam semesta – ketika ekspansinya bertambah atau berkurang lebih milyaran tahun.

Ini juga akan dipetakan dalam 3D distribusi kumpulan galaksi, pengukuran apa yang dikenal sebagai Osilasi Akustik – secara literal, peninggalan dari bunyi Big Bang.

Dengan menghitung kumpulan dan memetakan apa yang telah terbentuk, survey dapat meninjau ke model komputer yang menunjukkan bagaimana kita berpikir bahwa alam semesta mengatur dirinya sendiri di tahun-tahun sebelumnya.

Teori galaksi dan sekelompok galaksi menikung arah cahaya – dalam proses dikenal sebagai kelemahan gravitasi lensing – akan membantu persamaan atau hubungan misteri “dark matter” yang dipercaya  membuat lebih dari 80% massa alam semesta – hampir dari semua benda-benda alam semesta bukanlah energi.

DECam sekarang akan dioperasikan melalui berbagai uji dan mulai survey secara resmi bulan Desember.

Setiap tangkapan gambang yang diperoleh akan memperlihatkan area langit 20 kali lebih besar dari bulan penuh.

Dalam 5 tahun perjalanannya, DECam akan memotret 8 kali semua area langit.

“Penerimaan dari cahaya pertama yang melalui DECam mulai menunjukkan era baru yang signifikan dalam penjelajahan batas-batas cosmic,” James Siegrist mengatakan, assosiat direktur ilmu untuk energi besar fisika di Departemen Energi US, yang mana mengontrol atau menjaga konstruksi instrument.

“Hasil dari survey ini akan membawa kita lebih mengetahui misteri energi hitam dan apa maksudnya pada alam semesta.”

I blog with BE Write

Oleh: geomatika07 | September 20, 2012

Catatan Minimum pada Laut Es Artik

Dari akhir musim sebelumnya mengindikasikan bagaimana tipisnya es sekarang.

Laut es Artik telah meraih tingkat minimum untuk tahun ini, terekam sebagai yang terendah selama musim panas sejak data yang dikoleksi dari satelit dimulai.

Pada tahun 2012 telah merosot menjadi 3.14 juta km per segi (1.32 juta mil per segi) -50 % lebih rendah dari rata-rata tahun 1979-2012.

Laut es Artik telah lama dianggap sebagai indikator sensitif pada perubahan iklim.

Ilmuwan yang menganalisis pencairan yang mengagetkan ini berpikir bahwa ini adalah bagian dari perubahan yang mendasar.

“Kita sekarang di wilayah yang tak terpetakan,” Mark Serreze mengatakan, direktur dari Pusat Nasional Salju dan Es (NSIDC) di Colorado, US.

“Selama ini kita telah lama mengetahui bahwa planet kita  memanas,perubahan dapat dilihat pertama dan terungkap di Artik, beberapa dari kita telah bersiap untuk bagaimana cepatnya perubahan bisa terjadi.”

Tahun ini adalah nilai minimum pada musim panas untuk rendahnya luas es di Artik. Pada 26 Agustus, luas laut es menurun menjadi 4.10 juta km persegi (1.58 juta mil persegi), mengalahkan catatan terendah sebelumnya pada tanggal 18 September 2007 dengan luas 4.17 juta km persegi (1.61 juta mil persegi).

Pada 4 September, menurun dibawah 4 juta km persegi (1.54 mil persegi), catatan pertama dalam 33 tahun rekaman satelit.

“Musim sebelumnya mengindikasikan bagaimana tipisnya tutupan es,” Ilmuwan NSDIC Walt Meier mengatakan.

“Es harus cukup tipis untuk selanjutnya meleleh selama matahari bersinar.”

Ilmuwan mengatakan mereka mengamati perubahan mendasar tutupan es di laut. Artic biasanya didominasi oleh multitahun es, atau es yang bertahan selama beberapa tahun.

Akhir-akhir ini, wilayah tersebut diciri-cirikan sebagai tutupan es yang tergantung musim dan area yang luas sekarang cenderung sepenuhnya meleleh di musim panas.

Luas laut es didefinisakan sebagai total area yang ditutupi oleh paling tidak 15% es, dan luas tersebut bervariasi dari tahun ke tahun dikarenakan perubahan cuaca.

Mesipun begitu, luas es menunjukkan sebuah penurunan yang dramastis secara keseluruhan selama 30 tahun terakhir.

Studi tahun 2011 dipublikasikan di Jurnal Nature, memperkirakan seperti inti es dan sedimentasi danau untuk rekonstruksi luas laut es di Artik selama 1450 tahun terakhir.

Hasilnya menunjukkan durasi dan magnitude pada arus kemunduran di laut es mungkin tidak pernah terjadi selama beberapa periode terakhir.

Dr Julienne Stroeve, seorang ilmuwan peneliti dengan NSIDC, melakukan perjalanan dengan kapal Greenpeace di Svalbard, Norway, dia baru saja kembali dari sebuah ekspedisi untuk menaksir wilayah yang meleleh.

Dia mengatakan bahwa rekaman terbaru menyatakan Artik “mungkin memasuki sebuah era baru iklim, dimana kombinasi diantara lebih tipisnya es dengan udara yang lebih hangat dan suhu samudera membuat es semakin hilang pada setiap musim panas”.

Dia melanjutkan: “Kehilangan laut es pada musim panas telah menunjukkan tidak biasanya pemanasan di atmosfer Artic, bahwa hal tersebut berdampak pada pola cuaca di belahan utara bumi, sehinggan bisa menghasilkan  cuaca ekstrim yang kuat seperti kemarau berkepanjangan, gelombang panas dan banjir.”

Dr Poul Christoffersen, dari Universitas Cambridge, mengatakan pada BBC News: “Kita tahu sangat sedikit tentang konsekuensi dari pengurangan drastis laut es.”

“Kebanyakan model prediksi menunjukkan penurunan kurangnya laut es yang cepat. Tetapi faktanya adalah bahwa kurangnya laut es maksudnya lebih banyak panas yang berada di lapisan atas samudera dan lapisan atmosfir terendah. Hal tersebut bisa menjadi effek skala besar seperti perubahan pola angin, arus di permukaan samudera, dan aliran cepat yang ekstrim.”

“Wilayah basah utara Eropa pada musim panas 2012 bisa sangat dipengaruhi oleh catatan luas laut es di Artik yang sedikit.”

Jika tren arus pelelehan selama bulan-bulan musim panas berlanjut, akan ada kesempatan sekaligus tantangan.

Beberapa kapal telah membatalkan perjalanannya untuk berlayar sebelumnya dikarenakan ketidakmungkinan rute di bagian utara Rusia.

Perusahaan minyak, gas dan pertambangan berencana untuk ekspolitasi sumber daya yang berlimpah di wilayah Artic, walaupun mereka secara jelas ditentang oleh para kampaye lingkungan.

Sumber:

BBC News

By Paul Rincon

Science editor, BBC News website

Paul.Rincon-INTERNET@bbc.co.uk

Diminta untuk berhati-hati terhadap orang yang mengatasnamakan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaaan (PR I) Prof…….. yang memberitahukan lewat SMS bahwa mahasiswa diminta mengikuti Seminar Pengembangan Karakter Mahasiswa, 2-3 Junii 2012 di Hotel Nusa Dua Bali.

Saya “Nama Kabag di Universitas”  (Kabag Kemahasiswaan Unnes) Yth. “Nama Korban” (NRP ” NIP Korban “) diminta Hubungi Sekarang Prof.”Nama PR 1 Universitas”. 08161190735. Ditunjuk hadir dalam Seminar Pengembangan Karakter Mahasiswa Tgl 2/3 Juni di Hotel Nusa Dua Bali.

Untuk teman-teman di ITS hati-hati, di universitas lain juga hati-hati.

Sudah terjadi di universitas-universitas lainnya. Sumber 1 Sumber 2

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.