Oleh: geomatika07 | Desember 3, 2007

Penginderaan Jauh

Penginderaan jauh (inderaja) adalah ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) untuk memperoleh, mengolah dan menganalisa data untuk mengetahui karakteristik objek tanpa menyentuh objek itu sendiri (Lillesand dan Kiefer, 1994). Dengan pengertian ini bahwa ada beberapa cara yang bisa dilakukan termasuk peralatan yang dipakai untuk mengamati suatu objek dengan metode penginderaan jauh. Saat ini metode penginderaan jauh sudah menggunakan satelit yang mengorbit bumi. Sistem inderaja pada prinsipnya terdiri atas tiga bagian utama yang tidak terpisahkan yaitu ruas antariksa, ruas bumi dan pemanfaatan data produk ruas bumi. Data yang diperoleh dari sensor penginderaan jauh menyajikan informasi penting untuk membuat keputusan yang mantap dan perumusan kebijakan bagi berbagai penerapan pengembangan sumberdaya dan penggunaan lahan.

Data penginderaan jauh digital mempunyai sifat khas yang dihasilkan oleh setiap sensor. Sifat khas data tersebut dipengaruhi leh sifat orbit satelit, sifat dan kepekaan sensor penginderaan jauh terhadap panjang gelombang elektromagnetik, jalur transmisi yang digunakan, sifat sasaran (obyek) dan sifat sumber tenaga radiasinya. Sifat orbit satelit dan cara operasi sistem sensornya dapat mempengaruhi resolusi dan ukuran piksel datanya (Purwadhi, 2001)

Monitoring sumber daya alam dan lingkungan mengharuskan penggunaan banyak data dalam selang waktu observasi tertentu (harian, mingguan, bulanan, tiga bulanan atau tahunan) yang lebih dikenal dengan analisis multitemporal. Dengan menggunakan data satelit inderaja maka analisis multitemporal dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat dan murah. Peran penting analisis multitemporal menggunakan data satelit inderaja akan semakin nampak untuk daerah perikanan laut lepas atau samudera, karena observasi untuk perikanan laut lepas selalu memerlukan usaha yang berat, waktu yang lama dan biaya operasional yang sangat mahal. Sedangkan untuk daerah perairan pantai (coastal area) bisa dipergunakan untuk mendeteksi perubahan garis pantai, laju sedimentasi dan perubahan luas hutan bakau.

diambil dari teknik geomatika-its


Responses

  1. artikel2 kaya gini bermanfaat bgt bwt tmen2 geomatika. kalo bisa artikel2 ttg geomatika ditambah dung…… ‘cz bwt pengetahuan dasar qta sbg anak geomatika

  2. artikel2 kaya gini b’manfaat bgt.kalo bs artikel na ditambah dung………….. bwt pengetahuan dasar qta sebagai anak geomatika

  3. numpang pengumuman sey,,,,,ehh dah liat web nya http://img.gd.itb.ac.id kan?nah bt temen Geomatika ITS, Insya Allah ada lomba GIS bulan Februari, daftarnya dari sekarang tapi

    yupz info lebih lanjut mah monggo liat aja di web di atas

    matur nuwun

    pada ikutan yupz


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: