Oleh: geomatika07 | Juni 2, 2009

Puisi Cinta Seorang Surveyor

Puisi Cinta Seorang Surveyor
IMG97051

Molodensky dan Badekas tak akan pernah mengerti
Transformasi hati yang terjadi di antara kita
Bessel pun tak sanggup merumuskan besaran a dan f
Ah …..tak sebanding dengan proyeksi cintaku

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di benang silang hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai gelembung nivo tepat di tengah-tengah air raksa
Sudut cintaku lebih besar dari azimuth matahari

Walau jarak kita bagai reciever dan satelit saat orbit terjauh
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah sinyal harmonik sempurna tanpa multipath
Bagai transfer data dengan kecepatan angular tak terbatas

Ketinggian cintaku tak terimbas pasang surut air laut
Kedalaman cintaku tak terukur echosounder
Kontur cintaku tak tergambar software apapun
Profil cintaku membentang sepanjang garis pantai

Ruang tiga dimensi tak mampu memformulasikan matrik cinta kita
Aturan segitiga bola tak dapat menjelaskan sudut-sudut cinta kita
Deret Furier tak bisa menguraikan persamaan cinta kita
Zona UTM terlalu sempit untuk memetakan luas cinta kita
Bahkan hukum perambatan kesalahan pun tak berpengaruh apa-apa

Lihat koordinat cinta kita
Sumbu cintaku tegak lurus dengan sumbu cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik sekutu yang sempurna.
Takakan tergoyahkan parameter translasi atau rotasi

Inilah resultan cinta kita
Nyaris tanpa koreksi dan iterasi

Seseorang yang kembali
Cirebon, 01 Oktober 2004

Diambil dari : http://www.geomatika.its.ac.id/alumni/index.php/2007/03/12/puisi-cinta-seorang-surveyor/


Responses

  1. nice…poem,😉

  2. hahaha kern banget det.
    inspirasi dari siapa nie….
    (jgn blag TERu !!!😦 )

    • bukan ding, yang bikin angkatan atas, Ulum yang upload tin

  3. hehe… salah kabeh… iku lho sing buat orang geodesi ITB je…

  4. 😛 puisinya geomatika banget …
    lumayan tuu buwat nembak senior2 ,,,

    hweweweweewweew

  5. wah..kerennnn…gilaaaakk…kog bisa bikin kek gituu..XD~ ilmiah bgt!

  6. Boleh tahan poem itu….ada bakal


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: