Oleh: geomatika07 | September 23, 2012

DECam Untuk Pemantauan Energi Hitam

Kamera meliputi 62 CCD terpisah, detektor dengan jenis yang sama yang familiar di kamera konsumen

Kamera sky-scanning terbaik yang dibuat telah memulai pencariannya untuk mengetahui lebih dalam benda-benda misterius yang mengelilingi hampir tiga perempat alam semesta kita.

570 juta pixel kamera untuk pemantauan energi hitam akan mengamati 300 juta galaksi untuk jangka 5 tahun.

Tujuannya adalah untuk menemukan sifat pada energi hitam, yang secara teori bertanggungjawab untuk lebih cepatnya perluasan alam semesta.

Gambar pertama, diambil 12 September, fokus pada gugusan galaksi Fornax.

Pada suatu waktu, bersamaan dengan tarikan besar pada setiap induvidu galaksi, akan mempelajari 100.000 gugusan galaksi – struktur kelompok yang terbesar yang kita tahu – dan 4.000 supernova, bintang-bintang mati yang bersinar terang.

Pengamatan ini adalah kolaborasi antara para astronomi dari US, UK, Brazilia, Spanyol dan Jerman.

Kamera energi hitam (DECam) yang seukuran kotak telepon dipasang pada 4m teleskop Victor M Blanco di tempat pengamatan Cerro Tololo Inter-American, padang pasir Chile Atacama.

Walaupun ini bukan resolusi kamera tertinggi – resolusi tertinggi ada di instrumen Pan-Strass, Hawaii – resolusi tinggi nya dan sensifitas luar biasa dapat dipertimbangkan sebagai kamera terkuat didunia.

DECam secara khusus sensitif pada cahaya merah dan infared, yang mana baik untuk mempelajari objek-objek cosmic dengan jarak 8 juta tahun cahaya.

Banyak objek yang menjauh dari Bumi – dan dengan objek lainnya – labih cepat dari objek yang terdekat, menyebabkan adanya gerakan pada warna yang muncul, terlihat merah pada spektrum, disebut dengan “redshift”. Tetapi, gerakan yang sangat lurus pun dapat menyebabkan effek yang sama.

Penelitian yang dilakukan secara teliti pada gerakan cahaya dari jarak supernova adalah demonstrasi pertama untuk ekpansi alam semesta, yang mana memenangkan penghargaan Nobel di bidang Fisika tahun 2011.

Apa yang dipercaya tersebut yang menyebabkan meningkatnya kecepatan pada ekspansi alam semesta disebut energi hitam, terdiri lebih dari 70% massa energi – dari semua objek yang ada – pada alam semesta dan yang fokus pada missi DECam ini.

Usaha ini diharapkan dapat membuka misteri, termasuk pengamatan Boss dan teleskop luar angkasa masa depan yang didedikasikan untuk usaha tersebut, yang disebut sebagai Euclid.

Tetapi untuk sekarang, Will Percival dari Universitas Portsmouth, Kollaborator untuk pengamatan energi hitam, mengatakan bahwa DECam adalah prospek yang sangat menarik.

 “Ini akan menjadi pengamatan galaksi terbesar pada jenisnya, bentuk galaksi dan posisinya akan mengatakan pada kita teori besar akan sifat pada proses fisikalyang kita sebut energi hitam, tetapi sampai saat ini belum dimengerti, “

Pengamatan ini akan menyelesaikan masalah tersebut dalam empat cara.

Penelitian ini akan mempelajari yang samsa seperti supernova dimana telah memenangkan nobel, suatu tawaran untuk menelaah “sejarah panjang” alam semesta – ketika ekspansinya bertambah atau berkurang lebih milyaran tahun.

Ini juga akan dipetakan dalam 3D distribusi kumpulan galaksi, pengukuran apa yang dikenal sebagai Osilasi Akustik – secara literal, peninggalan dari bunyi Big Bang.

Dengan menghitung kumpulan dan memetakan apa yang telah terbentuk, survey dapat meninjau ke model komputer yang menunjukkan bagaimana kita berpikir bahwa alam semesta mengatur dirinya sendiri di tahun-tahun sebelumnya.

Teori galaksi dan sekelompok galaksi menikung arah cahaya – dalam proses dikenal sebagai kelemahan gravitasi lensing – akan membantu persamaan atau hubungan misteri “dark matter” yang dipercaya  membuat lebih dari 80% massa alam semesta – hampir dari semua benda-benda alam semesta bukanlah energi.

DECam sekarang akan dioperasikan melalui berbagai uji dan mulai survey secara resmi bulan Desember.

Setiap tangkapan gambang yang diperoleh akan memperlihatkan area langit 20 kali lebih besar dari bulan penuh.

Dalam 5 tahun perjalanannya, DECam akan memotret 8 kali semua area langit.

“Penerimaan dari cahaya pertama yang melalui DECam mulai menunjukkan era baru yang signifikan dalam penjelajahan batas-batas cosmic,” James Siegrist mengatakan, assosiat direktur ilmu untuk energi besar fisika di Departemen Energi US, yang mana mengontrol atau menjaga konstruksi instrument.

“Hasil dari survey ini akan membawa kita lebih mengetahui misteri energi hitam dan apa maksudnya pada alam semesta.”

I blog with BE Write


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: